Keindahan Teluk Balikpapan

Sebenarnya saya sudah pernah mendengar tentang Teluk Balikpapan..

Ngegembel di Singapore , Malacca dan Penang

Akhirnya bisa juga merasakan ke luar negeri untuk pertama kalinya..

Travelicious on March 1... Menuju Bromo

Setelah menanti2 selama 5 bulan akhirnya saya bisa backpackeran lagi...

Bukit Bangkirai Balikpapan

Anda merindukan suasana hutan hujan tropis yang masih alami? Ingin mendengar merdunya kicauan burung...

Melawai... tempat nongkrongnya muda mudi Balikpapan

Jika selama ini Anda mengenal kota Balikpapan sebagai oil city atau kota minyak, tampaknya anggapan tersebut perlu sedikit diubah.

Jumat, 01 Oktober 2010

Daftar Obyek Wisata Alam

Daftar Obyek Wisata Alam

TAWANGMANGU
 
Tawangmangu yang terletak di Karanganyar merupakan tempat wisata alam yang asri di lereng Gunung Lawu. Keindahan alam berpadu dengan kesejukan udaranya membuat tempat ini banyak dikunjungi wisatawan. Beberapa tempat yang sangat pantas dijadikan tujuan wisata di kawasan ini maupun sekitarnya antara lain Grojogan Sewu (air terjun alami), Cemara Sewu perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur), kawasan perbukitan Tlagadlingo, taman hiburan, Pasar Tradisional Tawangmangu, bumi perkemahan dan kebun bunga.
 
- Grojogan Sewu : terletak pada ketinggian 1.100 meter di atas permukaan air laut, memiliki keindahan yang menakjubkan untuk dinikmati wisatawan.Panorama air terjun alami setinggi 81 meter ini berada di tengah hutan lindung yang didiami oleh satwa kera yang jinak, arealnya sangat luas dan sejuk, lengkap dengan fasilitas rekreasi keluarga seperti kolam renang dengan sirkulasi air alami, arena perkemahan, taman rekreasi, kios souvenir, rumah makan dan berbagai kopel peristirahatan.

TAMAN SATWA TARU JURUG

Taman Satwa Taru Jurug (TSTW) atau lebih dikenal Taman Jurug terletak di pinggir kota Solo dekat Sungai Bengawan Solo, selain dikunjungi banyak orang tempat wisata ini juga seringkali dipakai untuk merayakan acara adat Solo. Acara adat solo yang sering diselenggarakan disini misalnya acara Syawalan yang puncaknya ditandai dengan Larung Ageng Gethek Joko Tingkir. Ribuan warga Solo dan sekitarnya memadati TSTJ dan seputaran Sungai Bengawan Solo yang digunakan sebagai tempat pelarungan. Prosesi yang menceritakan tentang kisah perjalanan Joko Tingkir menuju Demak itu dilakukan di aliran Bengawan Solo, mulai dari Pesanggrahan Langenharjo Grogol, Sukoharjo menuju Butuh Sragen, dengan berhenti dahulu di Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) Solo. Pelaksanaan prosesi budaya tersebut mendapat animo sangat besar dari masyarakat Solo. Ini terlihat dari ribuan anggota masyarakat yang berjubel di sepanjang aliran Bengawan Solo yang dilewati oleh arak-arakan prosesi tersebut.

Kemuning

Selama perjalanan dari candi Sukuh ke candi Ceto wisatawan akan melalui keindahan hamparan hijau kebun teh yang berbukit-bukit. Didukung dengan fasilitas jalan aspal yang berkelok-kelok di lereng gunung Lawu, serasa berpetualang di alam bebas dengan hawa yang sejuk dan segar berada sekitar 910m dia atas permukaan laut. Terletak di desa Kemuning, kec. Ngargoyoso, kab. Karanganyar. Perkebunan teh ini dikelola oleh PT. Kemuning Agrotourism, 38 km dari kota Solo.

Selo (Di gunung Merapi-Merbabu)
Jika anda melakukan perjalanan antara Magelang, Selo dan Boyolali maka anda akan menyaksikan keindahan alam sekitar lereng lereng Merapi-Merbabu dan juga puncak Gunung Merapi yang dapat dilihat dari Pusat Observasi Gunung Berapi di desa Jrakah, Selo. Bagi anda yang menyukai hobi memancing, silakan mengunjungi Tlatar, sebuah obyek wisata pemancingan di kota Boyolali.

Gua Ngantap (Wonogiri)
Gua Ngantap adalah salah satu gua yang terdapat di kelurahan Bayemharjo, kecamatan Giritontro, Kabupaten Wonogiri, provinsi Jawa Tengah, Indonesia. Gua ini adalah salah satu gua tujuan wisatawan di Kabupaten Wonogiri selain gua Platar. Formasi stalagtit dan stalagmit terdapat di dalam gua ini.
Waduk Gajahmungkur Wonogiri
 
Terletak 35 km ke selatan dari arah Solo, perairan danau buatan ini menelah wilayah seluas kurang lebih 7 kecamatan. Mulai dibangun di akhir tahun 70-an dan mulai beroperasi pada tahun 1978. Bekas penduduk yang tergusur perairan waduk di pindahkan dengan transmigrasi Bedhol Deso ke Sitiung, wilayah Provinsi Lampung. Merupakan salah satu obyek wisata andalan Wonogiri yang letaknya tidak terlalu jauh dari pusat kota Wonogiri. Waduk seluas 83 km persgi ini digunakan untuk menampung luapan air hujan setiap tahunnya dan juga sebagai sumber untuk mengairi sawah. Pemandangan alam yang indah di sekitar waduk berimbas pada banyaknya rumah makan yang menyajikan pemandangan menarik disekitar waduk. Terdapat rekreasi air di lokasi ini seperti memancing, jet ski, wisata`perahu, papan luncur dan terdapat pula bukit yang oleh warga Wonogiri disebut “Bukit Hollywood”.

Cagar Alam Danalaya (Wonogiri)
Cagar Alam Danalaya terletak di kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. Obyek wisata cagar alam ini merupakan hutan jati. Kayu jati di hutan ini khusus diperuntukkan untuk membangun istana raja Surakarta. Apabila Raja Surakarta membutuhkan kayu jati untuk membangun atau memperbaiki kraton, maka diambilah kayu dari hutan jati Danalaya ini. Obyek wisata ini banyak dikunjungi oleh wisatawan yang mempunyai latar belakang minat khusus atau pecinta alam.

Gunung Lawu
Gunung Lawu adalah sebuah gunung yang terdapat di pulau Jawa, Indonesia. Gunung ini mempunyai ketinggian setinggi 3.245 m. Gunung Lawu mempunyai kawasan hutan Dipterokarp Bukit, hutan Dipterokarp Atas, hutan Montane, dan hutan Ericaceous. Gunung ini terletak di antara kota Surakarta dan Madiun dan berada persis di antara perbatasan provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Tlatar (Boyolali)
Terletak di Boyolali dan merupakan tempat wisata berupa mata air yang dikelola sedemikian rupa sehingaa menjadi tempat wisata air (sekitar 7 km arah utara kota Boyolali). Tlatar memiliki keunggulan dimana lokasinya masih sangat luas dan memiliki beberapa pilihan kolam renang berikut tempat bagi para pemancing.

Pengging (Boyolali)
Merupakan tempat wisata air seperti di Tlatar (sekitar 7 km arah utara kota Boyolali). Penging memiliki keunggulan dimana dulunya merupakan tempat mandi keluarga Kasunanan Surakarta . Sehingga disekitar Pengging ini pun masih dapat ditemukan bangunan-bangunan kuno milik Kasunanan Surakarta. Juga terdapat makam salah seorang pujangga Keraton yaitu Raden Ngabehi Yosodipuro.

Gua Gong
Dengan keunikan hiasan dinding dan efek stalagtitnya yang fenomenal, gua Gong berada pada sekitar 256 meter di bawah permukaan laut. Terdiri dari duabelas bilik gua serta tujuh sumber mata air alami, gua Gong dapat ditempuh dengan transportasi darat kira-kira 7 km dari pasar Punung-Pacitan (70 km arah tenggara Solo). Masyarakat sekitar meyakini bahwa pada hari-hari tertentu (biasanya hari Jumat), gua tersebut mengeluarkan suara seperti gong ditabuh dalam irama musik Jaranan yang konon masih bisa didengarkan sampai sekarang. Alasan inilah yang melahirkan pemberian nama gua Gong.

Girimanik (Wonogiri)
Girimanik merupakan kawasan wisata alam yang berudara sejuk dengan panorama alam yang sangat indah. Di kawasan wisata ini terdapat tiga buah air terjun yang dinamakan Air Terjun Manik Moyo, Tinjo Moyo, serta Condromoyo. Air Terjun Manik Moyo mempunyi ketinggian 70 meter sedangkan Air Terjun Tinjo Moyo mempunyai ketinggian 30 meter. Tidak jauh dari Air Terjun Manik Moyo terdapat sebuah tempat sakral peninggalan atau petilasan Raden Mas Said yang dikenal dengan nama Batu Resi. Daerah wisata ini berlokasi di Desa Setren, Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri yang berjarak dari pusat kota sekitar 40 km.

Pantai Sembukan (Wonogiri)
Pantai Sembukan adalah sebuah pantai di Desa Paranggupito, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, Indonesia. Pantai ini merupakan salah satu tujuan wisata di Wonogiri.
Obyek Wisata ritual Sembukan merupakan salah satu obyek wisata ritual di Kabupaten Wonogiri yang mempunyai beberapa sarana ibadah antara lain masjid, paseban dan sanggar. Menurut mitos, obyek wisata ritual pantai Sembukan ini merupakan pintu gerbang ke-13 kerajaan Ratu Kidul. Gerbang ini digunakan untuk lewat Kanjeng Ratu Kidul saat menghadiri pertemuan dengan Raja-raja Kasunanan Surakarta (Paku Buwono).
Setiap setahun sekali diadakan selamatan (Larung Ageng) baik oleh Kraton Surakarta, Pemkab Wonogiri maupun masyarakat desa Paranggupito. Event ini sangat menarik dan selalu mendatangkan wisatawan yang cukup banyak. Obyek wisata ini masuk wilayah Desa Paranggupito. Untuk menuju lokasi tersebut memerlukan waktu perjalanan kira-kira 2 jam dengan kendaraan bermotor.

Sendang Siwani (Wonogiri)
Sendang Siwani merupakan petilasan Raden Mas Said (KGPAA Mangkunagara I) saat melakukan gerilya melawan VOC serta pihak Mataram yang saat itu berada di pihak VOC. Konon di sendang (’sendang’ dalam bahasa Jawa berarti kolam atau danau kecil) inilah Raden Mas Said mendapatkan petunjuk dari Yang Mahakuasa mengenai strategi untuk meraih kemenangan dalam perang melawan penjajah.
Dalam perkembangan waktu, berkembang mitos atas tempat ini yang menyatakan bahwa orang yang melakukan tirakat/meditasi di tempat ini akan terkabul permohonannya. Sampai sekarang tempat ini menjadi salah satu tujuan wisata ritual di Kabupaten Wonogiri.

Gua Putri Kencono (Wonogiri)
Gua Putri Kencono adalah suatu gua yang terletak ±30 km sebelah selatan Kota Wonogiri, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah.

Kahyangan (Wonogiri)
Sesampai di Kahyangan, pengunjung akan mendapati goa yang terletak di atas kedung. Konon, tempat itu sebagai tempat bersemedinya Danang Suto Wijoyo, atau yang dikenal dengan Panembahan Senopati, raja pertama kerajaan Mataram Islam. Selain itu, terdapat pula air terjun, dan puncak Kahyangan yang konon merupakan tempat di mana Sutowijoyo menemuai Kanjeng Ratu Kidul, sehingga bagi yang percaya tahyul, dilarang memakai baju yang berwarna hijau.
Tempat itu sangat ramai di malam menjelang pergantian tahun Jawa (bulan Suro). Banyak pendatang dari luar daerah, terutama dari daerah Yogyakarta, untuk bertirakatan di sana. Di hari-hari biasa, terutama malam Jum’at Kliwon, biasanya banyak dikunjungi orang-orang dari luar daerah, yang mengadakan syukuran atas keberhasilan yang telah dicapai di tempat perantaunnya, dengan mengundang warga sekitar.

Solo.. kotabudaya dan kota wisata

Solo.. kotabudaya dan kota wisata

solo adalah sebuah kota yang terletak di Jawa Tengah. di kota ini terdapat sungai yang namanya dijadikan lagu yaitu “Bengawan Solo” . kota Solo memang bisa dibilang kecil jika dibandingkan dengan Jakarta. namun, Solo memilki kebudayaan yang sangat kental. solo merupakan kota yang tenang. sekarang ini, kota Solo sudah mulai berkembang. hal itu ditandai dengaan mulai dibangunnya beberapa apartemen, dan pusat perbelanjaan seperti Solo Grand Mall dan Solo square. di Solo baru, telah dibangun sebuah wahana air( waterboom) yang bernama Pandawa. terdapat juga pusat pertokoan dan perbelanjaan di Solo baru.
bisa jadi, dalam 10tahun ke depan Solo menjadi kota yang maju yang dipenuhi dengan penduduk yang menempati kota tersebut. Jika Anda berkunjung ke kota Solo, ada beberapa tempat wisata yang saya rekomendasikan kepada Anda :
  • Museum Galeri Batik Kuno Danarhadi
  • keraton Surakarta
  • Istana Mangkunagaran
  • museum Radyapustaka
  • Kampung Wisata Batik Kauman Solo
  • Museum Lukis Dullah
  • Balai Sujatmoko toko Gramedia (tempat even pameran kesenian)
  • Galeri ASDI, Jl. Slamet Riyadi
  • taman Sriwedari
  • Taman Budaya Jateng di Surakarta (TBS)/ Teater Arena).
  • Pasar Barang antik Triwindu.
  • Pasar Iwak Hias (pasar gedhe)
  • Pasar Keris dan Cenderamata Alun-Alun Utara Kraton Solo.
  • Pasar Klewer (Pasar Batik terbesar di Indonesia)
  • Kasar barang klithikan NItiharjo Silir Semanggi
  • kampung batik laweyan
  • Pasar buku kuno di Alun-alun Utara Kraton Solo

Wisata alam

  • Tawangmangu (Puncak-nya Solo, berudara dingin, dengan air terjun 80 meter, tracking, tempat istirahat)
  • Kompleks Makam Mangkunegaran di Makam Presiden Suharto & Istri di Mengadeg, Matesih, Karanganyar
  • Selo (Di gunung Merapi-Merbabu)
  • Kebun Binatang Jurug
  • Jumok (air terjun dan tempat peristirahatan)
  • Museum purbakala Sangiran
  • Waduk Gajahmungkur Wonogiri
  • SSB (Solo Selo Borobudur).
  • Candi Cetho, patung Dewi Sri, dan Tea-walk di Kemuning, Karanganyar
  • Candi Sukuh
  • Hutan Jati Krendhowahono Wonogiri
  • Luweng Ombo Wonogiri
  • Bekonang (suasana Pedesaan)
  • Nonton Pesawat Terbang, gunung Merbabu dan Merapi
(lap terbang Adisumarmo)
  • Waduk Cengklik
dari sekian banyak tempat wisata tersebut, sebagian besar sudah saya kunjungi dan benar-benar menarik. dan, apabila Anda ke Solo jangan lupa untuk mencicipi bebek goreng H. slamet , meskipun saat ini bebek goreng tersebut telah membuka banyak cabang di pelbagai daerah, tetapi cabang utamanya ada di Solo, dan jauh lebih murah harga di Solo ketimbang cabang-cabang lain ( cuma saran aja :p ). di Solo memang banyak sekali rumah makan bebek goreng. hampir setiap jalan, melihat rumah makan bebek goreng. tapi H. Slamet yang paling enak, karena sambalnya mantab!!! selain itu, bebek goreng “soeria” juga enak. letaknya ada di  purwosari. tapi aku lupa alamat lengkapnya. cuma tau tempatnya aja. hehhe
waktu malam hari kita juga bisa loh pergi ke GaLaBo ( Galang Langen Bogan), itu buka dari jam 5sore. galabo itu merupakan pusat kuliner Solo. letaknya di depan PGS ( Pusat Grosir Solo ) jadi sepanjang jalan isinya makanan semua. kan enak sambil memandangi indahnya kota Solo di malam hari. ohiya, bebek goreng H. Slamet juga buka di GaLaBo loh..
wah.. ngomongin, kota Solo emang gak ada habisnya! aku jadi pengen balik lagi ke Solo nih.. Solo is the best city I ever Known… seperti semboyan wisata kota solo : Solo the Spirit of Central Java

OBJEK WISATA DISEMARANG

Masjid Agung Jawa Tengah
Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) yang terletak di Jalan Gajah Raya Semarang, diresmikan pada 11 November 2006, kini menjadi kebanggan umat Islam karena keberadaannya telah mendunia. Tidak hanya dikenal umat Islam Indonesia namun telah dikenal umat Islam di dunia. Tidak sedikit umat Islam dunia dan diplomat negara Islam yang berkunjung ke Jawa Tengah menyempatkan diri mengunjungi MAJT. Mereka mengaku tertegun dengan kemegahan MAJT yang pembangunannya memakan waktu 5 tahun itu menjadi tempat ibadah, pusat pendidikan, pelayanan masyarakat, pusat aktivitas syiar Islam, dan alternatif wisata religi.
Bahkan, hampir setiap hari wisatawan domestik dari penjuru Tanah Air, terutama pada hari libur berdatangan ke MAJT untuk melihat keindahan dan kemegahan bangunan. MAJT dibangun di areal seluas kurang lebih 10 hektare, dengan luas bangunan induk seluas 7.669 m2, dan mampu menampung 15.000 jemaah. Sedangkan pelatarannya seluas 7.500 m2 dilengkapi dengan enam payung raksasa yang bisa membuka dan menutup secara otomatis seperti yang ada di Masjid Nabawi di kota Madinah.
Arsitektur masjid ini merupakan perpaduan antara arsitektur Jawa, Arab, dan Yunani.
Di bangunan sayap kanan terdapat ruang pertemuan atau auditorium yang mampu menampung 2.000 jemaah. Sedangkan sayap kiri dipersiapkan untuk perpustakaan yang nantinya didesain menjadi perpustakaan modern (digital library) dan ruang perkantoran yang disewakan.
MAJT selain disiapkan sebagai tempat ibadah, juga dipersiapkan sebagai objek wisata religius. Untuk menunjang tujuan tersebut, MAJT dilengkapi dengan wisma penginapan dengan kapasitas 23 kamar berbagai kelas sehingga para peziarah yang ingin bermalam bisa memanfaatkan fasilitas ini.
Daya tarik lain dari masjid ini adalah Menara Asmaul Husna atau Al Husna Tower yang tingginya mencapai 99 Meter. Bagian dasar dari menara ini terdapat Studio Radio DaIs (Dakwah Islam). Sedangkan di lantai 2 dan lantai 3 digunakan sebagai Museum Kebudayaan Islam, dan di lantai 18 terdapat "Kafe Muslim" yang dapat berputar 360 derajat. Di lantai 19, yaitu untuk menara pandang dilengkapi lima teropong yang bisa melihat kota Semarang.
MAJT ditinjau dari segi arsitekturnya sangat membanggakan dan bangunannya meneladani prinsip gugus model kluster dari Masjid Nabawi di Madinah.
Bentuk penampilan arsitekturnya merupakan gubahan baru yang mengambil model dari tradisi masjid para wali dengan membubuhkan corak universal arsitektur Islam pada bangunan pusatnya dengan menonjolkan kubah utama yang dilengkapi dengan "minaret" runcing menjulang di keempat sisinya.
MAJT mempunyai konsep yang diterjemahkan dalam tradisi candra sengkala. Pesan dalam candra sengkala yang dipadu dalam kalimat "sucining guna gapuraning gusti" (4391-1934 Jawa atau 2001 tahun Masehi Miladiyah), menandai awal terbesitnya niat untuk mulai membangun masjid mutiara tanah Jawa itu.
Beberapa bangunan di dalam area MAJT mempunyai spesifikasi khusus yang tidak dimiliki daerah lain di Indonesia. Misalnya payung hidrolik raksasa hanya ada di dua tempat, yaitu Masjid Nabawi dan Masjid Agung Jawa Tengah.
Menara Asmaul Husna, yang berdiri kokoh di sudut barat daya MAJT merupakan salah satu daya tarik kawasan itu. Dari bentuknya, bangunan setinggi 99 meter yang melambangkan nama Allah itu dikonsep sebagai replika Menara Kudus. Banyak pengunjung yang datang untuk sekadar melihat atau berfoto bersama di menara MAJT.
Pagoda Kwan Im
Pagoda Kwan Im , bangunan yang terdapat di kompleks Vihara Buddha Gaya Watugong ini mempunyai nilai artistik tinggi 39 meter. Dibangunan tahun 2005 dan terletak persis di depan Makodam IV/Diponegoro Semarang. Bangunan yang mempunyai tujuh tingkat ini terdapat patung Dewi Welas Asih dari tingkatan kedua hingga keenamnya. Namun sedikitnya 20 patung Kwan Im dipasang di Pagoda tersebut. Pemasangan Dewi Welas Asih ini disesuaikan dengan arah mata angin. Hal ini dimaksudkan, agar Dewi yang selalu menebarkan cinta kasih tersebut bisa menjaga Kota Semarang dari segala arah.
Bangunan pagoda yang tertinggi di Indonesia ini memiliki seni arsitektur yang sangat tinggi dan salah satu kebanggaan warga Kota Semarang pada khususnya, dan Jateng pada umumnya. Karena, saat ini pengunjung Vihara Buddha Gaya tidak hanya umat Budha saja, tapi juga umat agama lain dan sangat cocok untuk dijadikan salah satu tujuan wisata religius.
Makam Ki Ageng Pandanaran
Ki Ageng Pandanaran adalah Adipati Semarang yang pertama dan tanggal diangkatnya beliau sebagai adipati dijadikan hari jadi Kota Semarang. Dengan demikian beliau dianggap sebagai pelopor berdirinya kota Semarang . Ki Ageng Pandan Arang atau Pandanaran meninggal pada tahun 1496. Tempat ini banyak dikunjungi oleh peziarah terutama pada acara khol meninggalnya beliau. Makam Ki Ageng Pandanaran ini berada di Jl. Mugas Dalam II / 4 Semarang.
Museum Ronggowarsito
Museum yang terletak di Jl. Abdul Rahman Saleh ini merupakan museum terlengkap di Semarang yang memiliki koleksi benda-benda sejarah, alam, arkeologi, kebudayaan, era pembangunan dan wawasan nusantara. Nama Ronggowarsito diambil dari salah seorang pujangga Indonesia yang terkenal dengan hasil karyanya dalam bidang filsafat dan kebudayaan. Museum ini menempati areal seluas 1,8 ha dan dibuka setiap hari pukul 08.00-14.00 WIB kecuali hari Senin.
Museum Jamu Jago dan Muri
Museum yang memiliki koleksi foto-foto, slide dan peralatan tradisional pembuatan jamu pada masa lalu ini berlokasi di Jl. Setiabudi no.179 Srondol Semarang. Museum ini didirikan oleh perusahaan Jamu Jago sebagai pusat informasi dan promosi hasil jamu. Sementara itu museum MURI mengoleksi catatan rekor maupun prestasi luar biasa yang dimiliki orang-orang Indonesia. Tercatat ada lebih dari 150 data mengenai orang-orang dengan keistimewaan seperti : terberat, pinggang teramping, rambut terpanjang, dan lain-lain. Disini pengunjung tidak dipungut biaya dan dibuka pada hari Senin – Jumat dari 08.00-16.00 WIB. Pengunjung akan dihibur dengan kesenian karawitan baik yang dilakukan oleh karyawan-karyawati ataupun orang-orang cebol.
Taman Budaya Raden Saleh
Tempat yang semula merupakan Taman Hiburan Rakyat sebagai kebun binatang yang dimiliki kota Semarang, kini setelah kebun binatang dipindah ke daerah Tinjomoyo, menjadi Taman Budaya Raden Saleh. Dengan fasilitas berupa gedung berkapasitas 1000 orang, taman ini lebih dikenal sebagai tempat pertemuan dan resepsi pernikahan.
Istana Majapahit
Fasilitas hiburan bagi masyarakat yang barada di Jl. Majapahit 288-290 ini memiliki kolam renang, kolam pancing, kereta, mainan anak dan gedung kesenian. Di Gedung Kesenian inilah digelar wayang orang setiap malam dimulai dari pukul 20.00 WIB sampai selesai. Untuk Istana Majapahit sendiri bisa dikunjungi setiap hari dari jam 06.00-21.00
Puri Maerokoco
Sebuah obyek wisata yang berada di komplek Tawangmas PRPP ini dimaksudkan sebagai Taman Mini Jawa Tengah yang merangkum semua rumah adat yang disebut dengan anjungan dari 35 kabupaten dan kota yang ada di Jawa Tengah. Di dalam rumah-rumah tersebut digelar hasil-hasil industri dan kerajinan yang diproduksi oleh masing-masing daerah. Selain menampilkan rumah-rumah adat, obyek wisata ini dilengkapi dengan fasilitas rekreasi air seperti sepeda air, perahu dan kereta.
Agro Wisata Sodong
Obyek wisata agro yang dikembangkan oleh Pemerintah Kota Semarang ini berada sekitar 20 km dari pusat kota. Kawasan dengan luas areal 350 ha ini juga mengembangkan pertanian, perkebunan dan perikanan selain juga direncanakan akan dibangun kolam renang dan permainan anak. Dengan suasana asri pedesaan, pengunjung akan dapat menikmati kebun bunga dan buah seperti rambutan ataupun sayuran, seperti mentimun dan jagung manis.
Pantai Marina
Pantai Marina adalah tempat rekreasi berupa kolam renang dan pemandangan pantai karena terletak di pinggir pantai Semarang. Selain menawarkan fasilitas kolam renang pengunjung juga bisa menikmati fasilitas taman bermain, gazebo, lapangan volley pantai dan rekreasi air.
Gedung Batu
Klenteng ini dibangun oleh seorang utusan dari Tiongkok yang bernama Sam Poo Tay Djien dalam lawatannya ke Semarang dari rangkaian kunjungannya ke negara-negara Asia. Klenteng yang memberikan inspirasi bagi berkembangnya berbagai legenda mengenai kota Semarang khususnya kawasan Simongan ini memiliki bentuk bangunan yang sangat indah. Dengan perpaduan antara ornamen Cina yang sangat kental dengan bentuk atap yang mirip joglo, bangunan ini merupakan tempat yang menarik untuk dikunjungi.
Kebun Binatang Tinjomoyo
Taman Margasatwa dan Kebun raya, atau yang secara resmi disebut Taman Margaraya Tinjomoyo, oleh masyarakat Semarang lebih dikenal dengan sebutan "Bon-bin" Tinjomoyo", merupakan re-lokasi dari Kebun Binatang Tegal Wareng pada tahun 1985. Obyek Wisata ini berada di bagian selatan kota Semarang, menempati lahan seluas 57 hektar berupa hutan kota yang didalamnya terdapat berbagai jenis binatang serta tempat bermain anak-anak.
Simpang Lima
Salah satu tempat yang memberi ciri khas bagi kota Semarang adalah Simpang Lima. Tempat ini merupakan alun-alun yang berada di tengah-tengah persimpangan Jl. Pandanaran di sebelah Barat, Jl. A. Yani di sebelah Timur, Jl. Gajahmada disebelah Utara dan Jl. Pahlawan di sebelah Selatan. Sementara disebelah Timur Laut ada Jl.KH. Ahmad Dahlan. Berkembangnya fungsi Simpanglima menjadi alun-alun merupakan saran Presiden pertama Republik Indonesia yang menyarankan pengadaan alun-alun di Semarang sebagai ganti dari Kanjengan. Alun-alun yang dimiliki Semarang sejak masa pemerintahan Adipati Semarang yang pertama itu telah berubah fungsi menjadi pusat perbelanjaan. Berfungsi sebagai tempat upacara, Simpanglima juga menjadi tempat berlangsungnya pertunjukan, tempat rekreasi, bahkan sebagai pasar tiban pada waktu-waktu tertentu. Berbagai jenis makanan baik makanan berat maupun makanan ringan dijual dengan gaya lesehan mengambil tempat sekitar trotoar dan sekeliling alun-alun. Sementara itu souvenir, alat sekolah, alat rumah tangga, sandal sampai hiasan rambut, juga dijual di sini.
Tugu Muda
Sebuah tugu berbentuk lilin berdiri tegak di tengah persimpangan Jl. Pemuda, Jl. Sutomo, Jl. Pandanaran, Jl. Imam Bonjol dan Jl. Soegiyopranoto. Tugu ini dibangun sebagai monumen untuk mengenang heroisme pejuang Semarang melawan penjajah Jepang yang dikenal sebagai pertempuran selama lima hari di kota Semarang dari tanggal 14-19 Oktober 1945. Peletakan batu pertama dilakukan Gubernur Jawa Tengah Budiyono dan diresmikan oleh Presiden RI pertama Soekarno pada tanggal 20 Mei 1953. Berbentuk lilin dengan makna semangat yang tak kunjung padam bagi para pejuang yang mempertahankan kemerdekaan. Pada kaki monumen terdapat relief yang menggambarkan kesengsaraan rakyat Indonesia di masa jaman penjajahan Jepang, seperti relief Hongeroedem, relief pertempuran, relief penyerangan, relief korban dan relief kemenangan.
Gereja Blenduk
Dibangun pada tahun 1750 dan dipugar pada tahun 1894 oleh HPA de Wilde Westmas, gereja ini merupakan peninggalan Belanda. Disebut gereja Blenduk karena bentuk kubahnya yang seperti irisan bola,maka orang mengatakan ‘mblenduk'. Menempati areal seluas 400 m², bangunan ini berbentuk segi delapan beraturan (hexagonal) dengan penampil berupa bilik-bilik empat persegi panjang dan sisi sebelahnya berbentuk salib Yunani. Betuk ineriornya seluruhnya bercirikan Belanda yang dihiasi sulur tumbuhan yang tertata. Sedangkan pada balkonnya mempunyai bentuk keindahan interior yang unik. Sebagai salah satu bangunan kuno di lingkungan Kota Lama, bangunan ini bisa dikunjungi setiap hari.
Museum Mandala Bakti
Sebagai museum perjuangan ABRI, museum ini menyimpan berbagai koleksi tentang data, sejarah dan dokumentasi, dan senjata-senjata baik tradisional maupun modern serta peralatan yang digunakan dalam perang saat mempertahankan kemerdekaan.
Museum Jamu Nyonya Meneer
Terletak di Jl. Kaligawe, museum ini didirikan pada tanggal 18 Januari 1984. Sebagai pusat informasi, promosi dan sebagai media untuk melestarikan warisan budaya tradisional, tentang jamu yang berkhasiat dimana semua bahannya didapat dari tanah air kita sendiri. Museum Nyonya Meneer menempati ruang seluas 150 m² yang menyimpan berbagai koleksi benda budaya tentang jamu serta koleksi pribadi Nyonya Meneer yang berupa foto-foto dan sejarah cara pembuatan jamu dengan menggunakan alat-alat tradisional (lumpang dan alu, pepesan, cuwo, panel dan bothekan/tempat menyimpan resep asli ramuan jamu). Museum dibuka setiap hari Senin-Jumat pada jam 10.00 – 15.00 WIB. Di sini pengunjung tidak dipungut biaya, selain itu pengunjung dapat menyaksikan pemutaran slide tentang tata cara proses pembuatan jamu serta dapat mencoba serbat hangat Jamu Nyonya Meneer.
Taman Tabanas Gombel
Taman yang berada di tanjakan Gombel ini terkenal dengan taman Tabanas di pelataran depan. Sebagai daerah perbukitan, daerah ini lebih sejuk dari Semarang bawah dan dari sini kita bisa menikmati pemandangan kota bawah. Di sekitar ini banyak berdiri hotel dan restoran.
Tanjung Emas
Semarang memiliki pelabuhan besar yang terkenal sejak jaman penjajahan Belanda yaitu Tanjung Mas, dan banyak kapal besar merapat. Sebagai tempat rekreasi pelabuhan yang terletak di jalan Yos Sudarso arteri Semarang ini memiliki fasilitas : perahu sewa, kolam pancing, danau buatan, arena grass track, jogging track.
Taman Lele / Kampoeng Wisata
Taman rekreasi yang berada di Kecamatan Tugu ini merupakan taman reptil dengan dilengkapi fasilitas arena permainan anak-anak, panggung hiburan dan rumah makan. Di sini secara teratur digelar pertunjukan di panggung hiburan berupa tari ular, atraksi-atraksi seperti gulat dengan melawan buaya atau mandi ketonggeng. Taman ini terbuka untuk umum setiap hari.
Gelanggang Pemuda Manunggal Jati
Gedung ini di bangun untuk menampung berbagai kegiatan yang dilakukan oleh organisasi-organisasi pemuda yang ada di kota Semarang sekaligus sebagai secretariat masing-masing organisasi. Tempat ini juga terdapat gelanggang olah raga, renang dan lapangan tennis.
Goa Kreo
Goa Kreo adalah sebuah goa kecil yang dipercaya sebagai petilasan Sunan Kalijogo saat mencari kayu jati guna membangun Masjid Agung Demak. Ketika itu menurut legenda Sunan Kalijogo bertemu dengan sekawanan kera yang kemudian disuruh menjaga kayu jati tersebut. Kata "Kreo" berasal dari kata "Mangreho" yang berarti peliharalah atau jagalah. Kata inilah yang kemudian menjadikan goa ini disebut Goa Kreo dan sejak itu kawanan kera yang menghuni kawasan ini dianggap sebagai penunggu. Selain menikmati pemandangan alam yang indah dan udara yang sejuk serta bertemu dengan kera penunggu kawasan ini, pengunjung juga bisa menikmati aliran sungai yang dingin dan segar di bagian bawah daerah ini.
Ngaliyan Tirta Indah
Ngaliyan Tirta Indah adalah kolam renang yang berada di jalan Raya Ngaliyan Kecamatan Ngaliyan. Dibangun tahun 1991, kolam renang ini memiliki areal seluas 2 ha. Selain fasilitas kolam renang tempat ini juga dilengkapi dengan kebun pembibitan berbagai jenis tanaman dan bunga, gedung olahraga dan kafetaria.
Kampoeng Laut
Obyek Wisata ini terletak di-pantai berdekatan dengan komplek PRPP dan Taman Miniatur Jawa Tengah Maerokoco. Ini merupakan tempat wisata kuliner berupa rumah makan terapung terbesar di Semarang. Rumah makan menawarkan berbagai menu seperti bandeng saus kampung laut, cah baby kailan, salad buah dan minuman jus jagung. Sambil makan, pengunjung dimanjakan pemandangan laut yang indah.
Ditempat ini juga terdapat Kolam Pemancingan , dengan arena pancing terlengkap diatas area 2 hektar.
Polder Tawang
Polder Tawang terletak persis didepan StasiunTawang, menurut fungsinya Polder Tawang merupakan suatu sistem untuk memproteksi air limpahan dari luar kawasan dam mengendalikan muka air di dalam Kota Lama. Komponen sistem polder ini terdiri dari : tanggul, pintu air, saluran, kolektor, pompa air dan kolam retensi.
Kota Lama Semarang
Bila anda turun dari stasiun Kereta Api Semarang Tawang, maka tepat didepan anda sudah disuguhi suasana kota lama Semarang. Nama Semarang sendiri konon diawali dari sejarah kasultanan Demak dengan tokoh bernama pangeran Made Pandan dan putranya Raden Pandan Arang yang meninggalkan Demak menuju suatu tempat bernama Pulau Tirang untuk menyebarkan agama Islam serta membuka area hutan. Daerah ini pun kian subur. Di sela-sela kesuburan tanah Pulau Tirang, muncul tanaman pohon asam arang (jawa: asem arang) yang kemudian memunculkan nama kota Semarang. Secara adat, kota Semarang berdiri sejak tanggal 2 Mei 1547 bertepatan dengan penobatan Pandan Arang II sebagai bupati.
Menyusuri kota lama akan ditemui jalan-jalan ber-paving block dan banyak sekali bangunan tua dan didepan stasiun Tawang ada polder untuk mengurangi genangan air/banjir saat hujan.
Banyak bangunan bernilai sejarah bertebaran di Semarang, misalnya Gedung Lawangsewu yang merupakan bekas kantor Nederlandsch-Indische Spoorweg Maatschappij. Kawasan Kota Lama, yang sering disebut The Little Netherland, memiliki banyak ragam bangunan kuno. Sejumlah bangunan masih berfungsi, seperti Gereja Blenduk, Het Groote Huis atau lebih dikenal sebagai Gedung Papak (kini Gedung Keuangan Negara-Red), Kantor Pos Besar Semarang, Hotel Du Pavillon (kini bernama Dibya Puri), hingga Stasiun KA Tawang.
Candi Gedong Songo
Candi Gedong Songo adalah nama sebuah komplek bangunan candi terletak di Kabupaten Semarang, tepatnya di lereng Gunung Ungaran. Candi ini diketemukan oleh Raffles pada tahun 1804 dan merupakan peninggalan budaya Hindu dari zaman Wangsa Syailendra abad ke-9 (tahun 927 masehi).
Candi ini terletak pada ketinggian sekitar 1.200 m di atas permukaan laut sehingga suhu udara disini cukup dingin (berkisar antara 19-27°C).
Komplek bangunan candi ini terdiri dari 9 buah candi yang tersebar di lereng Gunung Ungaran, memiliki pemandangan alam yang indah. Di sekitar lokasi juga terdapat hutan pinus yang tertata rapi serta mata air yang mengandung belerang. Jarak dari kota Semarang ke candi Gedong Songo sekitar 45 Km
Mesjid Agung Demak
Mesjid Agung Demak adalah mesjid yang tertua di Indonesia, terletak di desa Kauman Demak. Masjid ini dipercayai pernah merupakan tempat berkumpulnya para ulama (wali) penyebar agama Islam yang disebut juga Walisongo, untuk membahas penyebaran agama Islam di Tanah Jawa khususnya dan Indonesia pada umumnya. Pendiri masjid ini diperkirakan adalah Raden Patah, yaitu raja pertama dari Kesultanan Demak.
Masjid ini mempunyai bangunan-bangunan induk dan serambi yang terbuat dari kayu jati. Bangunan induk memiliki empat tiang utama yang disebut saka guru.
Atap tengahnya ditopang oleh empat buah tiang kayu raksasa (saka guru), yang dibuat oleh empat wali di antara Wali Songo. Saka sebelah tenggara adalah buatan Sunan Ampel, sebelah barat daya buatan Sunan Gunung Jati, sebelah barat laut buatan Sunan Bonang, sedang sebelah timur laut yang tidak terbuat dari satu buah kayu utuh melainkan disusun dari beberapa potong balok yang diikat menjadi satu (saka tatal), merupakan sumbangan dari Sunan Kalijaga. Bangunan serambi merupakan bangunan terbuka. Atapnya berbentuk limas yang ditopang delapan tiang boyongan yang disebut Saka Majapahit. Bangunan serambi ini merupakan bangunan tambahan pada zaman Adipati Yunus (Pati Unus atau pangeran Sabrang Lor), sultan Demak ke-2 (1518-1521) pada tahun 1520.
Di dalam lokasi kompleks Masjid Agung Demak, terdapat beberapa makam raja-raja Kesultanan Demak dan para abdinya. Di sana juga terdapat sebuah museum, yang berisi berbagai hal mengenai riwayat berdirinya Masjid Agung Demak.
Dugderan
Dugderan adalah perayaan tradisi masyarakat Semarang satu hari menjelang datangnya Bulan Suci Ramadhan. Dahulu masyarakat yang beragama Islam di Semarang  menentukan hari mulainya puasa seringkali berbeda-beda antara yang satu dengan yang lain. Perbedaan ini menjadi perhatian yang berwajib, sehingga Bupati Semarang yang pada waktu itu dijabat oleh RMTA Purbaningrat pada tahun 1891 memberanikan diri untuk menentukan mulainya hari puasa. Sebelum pelaksanaan acara ritual dugderan di Masjid Besar Kauman dilaksanakan arak-arakan karnaval dugderan dimulai dari Halaman Balaikota.
Sebagai tanda bahwa esok hari dimulainya puasa, maka bedhug di Masjid Besar Semarang dan meriam di halaman Kanjengan dibunyikan sebanyak 3 kali (Kantor Bupati, kini berubah menjadi pertokoan dan bioskop Kanjengan Teater).
Dengan menggemanya suara meriam inilah maka masyarakat Semarang dan sekitarnya mengetahui bahwa permulaan puasa Ramadhan akan berlaku besok pagi harinya, sehingga masyarakat tidak ragu-ragu lagi untuk melaksanakannya. Karena perpaduan bunyi-bunyian tersebut, suara bedug “dug-dug-dug” dan meriam “der-der-der” maka orang Semarang menamakan tradisi itu dengan sebutan “Dugderan”.
Setelah meriam dibunyikan, gamelan Kabupaten segera dipukul, kemudian disusul dengan gending-gending bebas sampai waktu malam.
Suasana ini juga diramaikan dengan penjual makanan, pedagang mainan dan para penghibur tiban, serta pengunjung dari berbagai penjuru kota tumplek bleg menikmati hiburan serba merakyat. Tidak ketinggalan penjual gangsingan dan warak ngendhog.
Mainan Warak Ngendhog adalah mainan khas yang muncul sekali dan hanya hadir di perayaan tradisi Dugderan, dengan bentuk tubuh menyerupai kambing dan kepala berbentuk ular naga. Menurut legenda hewan ini merupakan perpaduan antara binatang mitos Cina Naga dan Buroq dari Arab, dengan kata lain warak ngendhog sebagai simbol persatuan dari berbagai golongan etnis di Semarang, mengingat kota yang didirikan Ki Ageng Pandanaran ini banyak bermukim etnis Cina.
Perayaan tradisi Dugderan ini sampai sekarang masih dilestarikan dan para pedagang dugderan dipusatkan di Polder Tawang.
Warung Semawis
Warung Semawis merupakan pusat jajanan (makanan) di Jalan Gang Warung dan Gang Lombok daerah Pecinan Semarang. Berupa jalan lorong, lalu di kanan kirinya terdapat warung-warung tenda dan meja kursinya tersusun ditengah & pinggir  jalan, sedangkan alur pejalan kaki ada di tengah-tengah jalan. Banyak sekali makanan yang tersedia disitu. Hanya saja, karena terletak di Pecinan jadinya sebagian besar berupa makanan jenis Cina (Chiness Food), bagi umat Islam harus sangat hati-hati dalam memilih jenis makanan yang halal. Makanannya ada macam-macam, ada nasi ayam, bubur, sate (ayam, sapi, babi), empek2, bakmi (ayam, babi), kwetiau, es puter, dll.
Di tengah-tengah jalan panjang itu ada panggung, buat karaokean dan live music dengan jenis lagu-lagu Mandarin.
Pantai Maron
Pantai Maron merupakan lokasi wisata pantai yang baru di kota Semarang.  Lokasinya  bisa lewat jalan masuk Bandara Ahmad Yani atau melalui Perumahan Graha Padma – Krapyak. Tepatnya di sekitar muara Sungai Silandak. Pantai ini milik Penerbangan TNI Angkatan Darat (Penerbad) dan merah maron merupakan warna khas baret Penerbad, maka pantai ini disebut pantai Maron.
Kalo biasanya pantai Laut Utara banyak batu karang, tetapi disini bentuknya landai dan berpasir. Pasirnya nyaris seperti di Bali, hanya saja warnanya tidak putih. Anda bisa berenang di pantai atau  bisa juga naik perahu.  Sesampai di tengah laut, kita bisa melihat view lengkap kota Semarang. Akan tampak kota bawah yang diwakili pantai Maron, Gombel sebagai kota atas dan kalo cuaca cukup cerah akan tampak Gunung Ungaran sebagai background-nya.  
Pusat Jajan/ Oleh Oleh Semarang
Pusat jajanan dan oleh-oleh di Semarang terletak di sepanjang  Jalan Pandanaran, antara Tugu Muda dan Simpang Lima. Disini anda akan dapat menikmati (atau membawa pulang untuk oleh-oleh) makanan khas Semarang antara lain :  lunpia, wingko babat dengan berbagai macam rasa, moaci, berbagai jenis masakan bandeng  (presto, isi, duri lunak dsb), ayam bakar tulang lunak , wajik dan berbagai macam kue tradisional lainnya.  
Jika Bandung terkenal dengan pusat pakaian jadi karena masyarakatnya suka membelanjakan uangnya untuk membeli pakaian baru, maka masyarakat Semarang suka membelanjakan uangnya untuk makanan yang enak-enak.  Banyak wisatawan domestik di Semarang (atau yang melewati kota Semarang) yang singgah untuk membeli oleh-oleh di pusat jajanan ini.
Cuma, yang menjadi kekurangan adalah tiadanya fasilitas parkir yang memadai. Terutama di masa liburan, mobil yang mayoritas dari luar kota, akan parkir di depan toko-toko yang ada di Jalan Pandaran.
Gereja Katedral Randusari
Bangunan ini terletak di kawasan Tugu Muda, tepatnya di Jalan dr. Soetomo Semarang. Bangunan ini terdiri atas Katedral, gedung pertemuan dan sekolah. Bangunan ini termasuk dalam kategori bangunan bersejarah yang dilindungi di Kota Semarang.
Bangunan Katedral merupakan bangunan setangkup dengan facade tunggal yang berorientasi pada arsitektur barat. Kompleks bangunan didesain berbentuk segi empat dengan tiga pintu masuk, masing-masing berada di sisi Barat, Selatan dan Utara.
Konstruksi atap adalah limasan mejemuk, yang ditutup dengan genteng. Pada puncak limasan terdapat menara yang dilapisi dengan pelat logam. Terdapat penebalan pada dinding dan membentuk parapet. Teritisan cukup lebar.
Katedral ini semula dipergunakan sebagai Dienst voor Volks Gezeondheid atau Dinas Kesehatan di zaman penjajahan Belanda. Pada tahun 1926 dibeli oleh pengurus gereja, kemudian dirombak menjadi gereja Katholik. Gedung itu kemudian dijadikan tempat kedudukan uskup.
Desain bangunan dirancang oleh arsitek Belanda J.Th.Van Oyen dibantu konstruktor Kleiverde. Tahun 1937 diadakan pemugaran dan perluasan Katedral, seperti tertulis pada Surat Uskup Batavia tanggal 20 Desember 1937 kepada Pater P.C. yang menjabat sementara sebagai Kerk-en Armbestuur.
Pada tanggal 9 Agustus 1940 Jawa Tengah diresmikan sebagai vikarist apostolik di bawah pimpinan Mgr. A. Soegijopranoto,S.J. sebagai uskup agung pertama di Indonesia. Gereja yang memiliki nama resmi Santa Perawan Maria Ratu Rosario Suci kemudian berkembang menjadi Gereja Katedral.

WISATA KULINER DISEMARANG

Buat yang ingin wisata kuliner di Semarang, ada beberapa tempat atau warung makan murah meriah khas Semarang yang bisa kami rekomendasikan :
  • Tahu Pong di jalan Gajah Mada yang tidak jauh dari perempatan Jalan Depok dan Jalan Gajah Mada.
  • Tahu Gimbal Pak Polo di Jl. Majapahit (Pedurungan) setelah jembatan tol masih terus sedikit ke timur, hanya jual di malam hari. Di siang hari, tahu gimbal  banyak ditemui di Taman KB Jalan Menteri Supeno tidak jauh dari Kantor Gubernur Jateng. Sedangkan di malam hari terutama malam minggu, lokasinya berada di Jalan Pahlawan tepatnya di depan Kantor Telkom. Disitu berderet penjual Tahu Gimbal Lesehan.
  • Ayam tulang lunak di jalan Wahid Hasyim lebih di kenal dengan Depok (gak cuman Jakarta yang punya Depok..) Kalo dari jalan Gajah Mada letaknya di sebelah kiri jalan. Nama tokonya Ayam Tulang Lunak Keraton.
  • Nasi Goreng babat di Jl. Thamrin (kalau malam) atau Nasi goreng babat pak Kumis Jalan Kawi. Nasi goreng Semarang ini rasanya beda dengan nasi goreng Jakarta.  
  • Sate ayam/ kambing di jalan Gajah Mada, kita bisa makan lesehan di trotoar. Atau Sate Ayam Cilacap Martawi  di jalan Mrican, dekat perempatan Cinde (pasar kambing), satenya cita rasa manis tapi potongan ayamnya guede (besar).
  • Tengkleng Kambing NYAMLENG, jalan Majapahit, Toserba ADA maju lagi sedikit .... kambingnya empuk, bumbunya ringan tapi nyundul banget, pokoknya puas.
  • Pecel MBOK SADOR, jalan Pahlawan, dekat Simpang Lima. Lauknya komplit ... bacem, telur, babat, iso .... khas Semarang.
  • Nasi uduk GAMA, jalan MT Haryono, di perempatan Bangkong. Lengkap dan tidak kalah dengan yang di Jakarta asli.
  • Lontong Pecel "BU SRI", Lokasi daerah Pekunden Tengah menyediakan Lontong Pecel, Rujak Cingur, Rujak Manis, Es Degan, Es Kolak,
  • Pempek Palembang "GAJAH MADA", Lokasi sebelah Toko Buah Istana Jl. Gajah Mada, seperti biasa ada Lenjer, Kapal Selam, Meriam, de el el.
  • Soto Ayam Semarang, yang tersohor Soto Bangkong (orang Semarang bilangnya mbangkong), lokasinya di daerah perempatan Bangkong sehingga dinamakan Soto Mbangkong . Sebenarnya Soto Bangkong ini tidaklah beda dengan Soto ayam lainnya. Karena alternatifnya memang banyak, misalnya : Soto Pak No dan Soto Pak Darno di Jalan Thamrin, Soto Pak Tugiyo di Kranggan, Soto Bokoran di Plampitan. Ciri khas yang membedakan dengan warung soto lainnya adalah : warung Soto Semarang selalu menjual nasi dan kuah sotonya dicampur (kecuali anda minta untuk dipisah). Kemudian, warung Soto Semarang juga selalu menjual Sate Ayam,  Sate Kerang dan Sate Telur Puyuh.
  • Bakso Geger di Jalan Kumudasmoro Pamularsih, wah… sangat laris dan baksonya gede-gede, buka siang dan malam. Disamping itu , pak Geger juga jual mie ayam.
  • Istana Wedhang, Jl Pemuda, sebelah Hotel Novotel Semarang, coba Wedang Lengkeng
  • Gule Kambing Sumsum Kapuran, Jl Ki Mangun Sarkoro, coba gule sumsum dan sate kambing
  • RM Alam Indah Gombel, coba Ikan Rebus Males, brokoli polos
  • Kafe Tanjakan, Jl Rinjani, coba Steak ayam isi daging asap + keju dan Caffelate
  • RM Warung Air Mancur (Ny. Tjae EK), Gang Pinggir , coba lontong cap go meh
  • RM Djawas, Jl Gatot Subroto, Nasi Kebuli
  • RM Bahagia Jl Gajah Mada 85C, coba burung dara goreng buang tulang, cap tjai berisi kie kian (leonpia udang), hito (perut ikan), hoisem (timun laut)
  • Loenpia Mbak Lien, Jl Pemuda
  • Soto Bokoran, Kranggan pagi dan siang hari, kalau malam diseberangnya ada jual roti + pisang bakar, enak juga
  • Sate Kambing 29 depan Gereja Blenduk
  • Sate kambing Pak Min, Jl Thamrin, sebelah Thamrin Square
  • Mie Jowo, Nasi Goreng Pak Rebi Jl Tri Lomba Juang
  • Seafood Pak Sangklak, Tanjungmas
  • Pesta Keboen, Jl Veteran, masakan dalam, luneg dan oriental dengan nuansa perjamuan jaman VOC, booking dulu supaya dapet tempat
  • RM Kampung Laut, Marina Semarang, masuk dari Jl Jend Soedirman ke arah PRPP, menyediakan makanan

101 TEMPAT MAKAN MURAH DI SEMARANG

Jalansutra, Jalan-jalan ke suatu daerah baru memang sangat menyenangkan, tp belumlah lengkap, jika anda belum menggoyang lidah, hmm benar bukan yang satu ini memang tidak bisa dilewatkan begitu saja. kali ini bahas ajah Tempat makan di semarang atau wisata kulininer di semarang, karena selain terkenal dengan gedung tua [lawang100, dll], jika anda mampir dikota ini sempatkanlah untuk memanjakan lidah anda, karena dengan sepiring atau semangkuk makanan mungkin bisa juga menjadi sebuah cerita.
Berikut ini ada beberapa tempat makan di semarang [murah & halal] yang patut anda coba mulai dari kelas anak kos-kosan mahasiswa, pekerja sampai kelas yang berbintang, Makanan yang ada mungkin hampir sama dengan makanan daerah lain tapi tetep layak untuk dicoba.
RASANE Spesial Penyet & ayam goreng mentega di Jl. Menoreh Raya 54 Sampangan Semarang (Sebelum terowongan jalan tol, arah dari pasar Sampangan) murah dan halal
===============================
Ayam goreng Bu Kliwon Kokrosono,buka mulai jam 17:00 pagi sampai dengan jam 22:00
===============================
Ayam goreng lombok ijo, tempatnya di Resto Lombok ijo Jl. Gajah mada, murah untuk ukuran pekerja dan pas jua untuk kantong mahasiswa
===============================
Ayam Goreng Kremezz,Daerah Banyumanik arah ke supermarket Sarinah deket Mamamia Banyumanik
===============================
Ayam Goreng P Supar Jl. Moch Suyudi Semarang
===============================
ayam bakar ARTO MORO,di jl. ngesrep timur V semarang
===============================
Ayam goreng kalasan, di jl dr cipto samping agen bus ramayana
RM. BAGINDA, spesial ayam bakar dan goreng di jl.seroja selatan no 20 (belakang RRI) Semarang
===============================
Kedai SGR (Segala Rasa),di Jl.Brumbungan No.7 Semarang. 100 % Halal
===============================
ayam goreng kremes indraprasta, di Jalan indraprasta semarang
===============================
PRIANGAN di Jl. Sisingamangaraja depan Depag, spesial ayam dan bebek goreng
===============================
Ayam Bakar Kendil, di Jl.Kusumawardani No.8 (Andalan pas masih jadi mahasiswa) sedikit agak dalam merogoh kantongku hehe tp enak
===============================
Ayam Bakar Bu Slamet, di Jl. Seroja,Horison Hotel belok kanan, perempatan pertama,sebelah kanan jalan
===============================
Ayam Goreng Kampung Kali di Jl. Mayjen. Sutoyo Semarang (kampung kali),
===============================
ayam goreng bale bale, di jl sukun raya 41 semarang
===============================
AYAM GORENG KALASAN, di Kawasan simpang lima semarang deket SMk Pembangunan
===============================
JoGya Chicken, Di daerah Kampus Unika semarang
===============================
Ayam Goreng Bang Mus, Tempatya di jl. hasanuddin, daerah satria semarang ( Maknyuss )
===============================
ayam bakar bu tatik, di Jl. kelud raya arah mau ke sampangan
===============================
Chick Kings Fried Chicken, di Plaza SImpang 5 Lantai 2 semarang
===============================
ayam goreng Bunderan, di jalan arteri sukarno hatta setelah tlogosari
===============================
cafe onyx,di depan Fakultas ekonomi undip, hampir tiap hari dulu makan disini harga anak kos maknyuss
===============================
Ayam Bakar Wong Solo, di Jl MH. Thamrin No. 6A bener bener maknyuss tapi minder klo pas kesini naik motor haha yg lain pada bawa setir bunder
===============================
Bebek Goreng ANIK, JI. Brigjend. Sudiarto – Majapahit (Jam buka 15.00-23.00)
===============================
Bakmi Jowo BANG JHON, JI. Karang Wulan (Jam buka 17.00-23.00)
===============================
Bakmi Jowo PAK HAR, JI. Pringgading (Jam buka 17.00-23.00)
===============================
Bakmi Jowo PAK GARENG, Jl. Wot Gandul (Jam buka 09.00-23.00)
===============================
Bakmi Jogja PAK KARSO, JI. Imam Bonjol No. 177 (Jam buka 07.30-21.00)
===============================
Bakso GEGER, JI. Pamularsih (Jam buka 10.00-21.00)
===============================
Bakso PAK KUMIS, Plaza Matahari Lt. 3 & Jl. Sultan Agung – Kagok
===============================
Bakso DOA IBU, JI. Sompok – perempatan Sompok (Jam buka 10.00-21.00)
===============================
Mie KopyoK PAK DHUWUR, JI. Tanjung – seberang kantor PLN (Jam buka 08.00-15.00)
===============================
Bakso Babat SALATIGA, Jl. MH. Thamrin (Jam buka 10.00-21.00)
===============================
Bakso GANG LOMBOK, JI. MH. Thamrin (Jam buka 10.00-21.00)
===============================
Bakso MAWARDI, JI. Citarum (Jam buka 10.00-21.00)
===============================
Gado-gado PAK YONO, JI. Tanjong – samping PLN Pemuda (Jam buka 08.00-14.00)
===============================
Gado-gado GADJAH MADA, JI. Gajah Mada (Jam buka 09.00-21.00)
===============================
MUTIARA Chinese Restaurant, Jl. Setiabudi – Gombel
===============================
Nasi Ayam SIMPANG LIMA, Simpang Lima (depan Plaza Matahari) (Jam buka 21.00-02.00)
===============================
Nasi Ayam BU MUJI, JI. MT. Haryono – Dekat SMU Mataram (Jam buka 17.30-21.00)
===============================
Nasi Ayam BU WIDO, Jl. Kemuning
===============================
Nasi MANGUT WELUT, JI. Menoreh Raya (Jam buka 07.00-16.00)
===============================
Nasi Pecel YU SRI, Simpang Lima – depan toko roti Briliant (Jam buka 18.00-02.00)
===============================
Nasi Pecel MBOK SADOR, Simpang Lima – depan kantor TELKOM (Jam buka 18.00-24.00)
===============================
Nasi Pecel GANDEKAN, Kampung Gandekan (Jam buka 07.00-15.00)
===============================
Nasi Pecel BU SUMO, Jl. Kyai Saleh & Jl. Setiabudi
===============================
Rujak Marem PAK MAN, JI. Karang Anyar – depan SMU Loyola (Jam buka 10.00-17.00)
===============================
Rujak es krim ELISABET, Jl. Kawi – depan RS. Elisabeth (Jam buka 10.00-15.00)
===============================
Soto Kudus MBAK LIEN, JI. KH. Ahmad Dahlan – samping RS. Telogorejo (Jam buka 09.00-21.00)
===============================
Sate Kambing 29, JI. Letjend. Suprapto 29 (Jam buka 10.00-21.00)
===============================
Sate HOUSE, Jl. Imam Bonjol
===============================
SANTAI RIA Restaurant, JI. Gajah Mada (Jam buka 11.00-24.00)
===============================
Sate Kambing PAK MIN, JI. MH. Thamrin – dekat Thamrin Square (Jam buka 10.00-21.00)
===============================
Sate Ayam GADJAH MADA, JI. Gadjah Mada – Depan Hotel Quirin (Jam buka 18.00-23.00)
===============================
Sate Ayam PONOROGO, Jl. Mh. Thamrin 33 (Jam buka 10.00-21.00)
===============================
Swieke & Pinbak PURWOSARI, JI. Purwosari Raya No. 71 (Jam buka 09.00-21.00)
===============================
Swieke GRACIA, JI. Moch. Suyudi (Jam buka 09.00-21.00)
===============================
Swieke ARTERI, JI. Tambak Dalam (Arteri Soekarno-Hatta) (Jam buka 09.00-21.00)
===============================
Swieke MARIN, Perum Puri Anjasmoro (Jam buka 09.00-21.00)
===============================
Somay & Batagor VETERAN, JI. Veteran (samping LIA Veteran) (Jam buka 09.00-16.00)
===============================
Soto NEON, JI. Karang Wulan (Jam buka 10.00-22.00)
===============================
Soto BOKORAN, JI. Plampitan (Jam buka 10.00-17.00)
===============================
Soto BU MUL, Jl. MH. Thamrin
===============================
Soto BANGKONG, Jl. MT. Haryono – perempatan Bangkong
===============================
Soto Kudus MBAK LIEN, Jl. KH. Ahmad Dahlan – dekat RS. Telogorejo
===============================
Sop Ayam PECOK, Jl. Brigjen Sudiarto – Majapahit
===============================
Tahu Pong GADJAH MADA, JI. Gajah Mada 63B (samping Hotel Gumaya) (Jam buka 09.30-20.30)
===============================
Tahu Pong KARANG SARU, JI. Karang Saru (Jam buka 15.00-21.30)
===============================
Tahu Gimbal PAK ARIS, JI. Citarum (Jam buka 10.00-20.00)
===============================
Tahu Gimbal PAK POLO, Jl. Brigjend. Sudiarto / Majapahit (Jam buka 17.00-22.00)
===============================
Tahu Gimbal PAK EDI, Jl. Pahlawan (Simpang Lima) (Jam buka 17.00-23.00)
===============================
Pesta Keboen, di Jl. Veteran (Jl. Gergaji) tapi agak sedikit mahal hehe..
===============================
Tengkleng NYAMLENG, JI. Brigjend Sudiarto (Jam buka 09.00-22.00)
===============================
TUNG DE BLANG Cafe & Lounge, Jl. Sultan Agung 107 (Jam buka 10.00-22.00)
===============================
Toko Roti SELINA, JI. Kranggan (Jam buka 09.00-20.30)
===============================
VINNA HOUSE Steak Resto, JI. Diponegoro 29 (Jam buka 10.00-22.00)
===============================
Waroeng SEMAWIS, JI. Gg. Warung (Jam buka 09.00-21.00)
===============================
WARUNG IJO, Banjir Kanal Barat (Jam buka 07.00-16.00)
===============================
BANDENG JUWANA, Pusat Oleh-Oleh, Jl. Pandanaran 57, Semarang
===============================
SUPER PENYET, Jl. Gajah Mada
===============================
Cafe di Semarang | wisata kuliner di semarang | makanan khas semarang
===============================
Astro Cafe, di Di Java Supermall, Daerah peterongan, ada tempat bowlingnya, biliard,live music, dan karaoke kalau jumat malam ada sexy dance na lho
===============================
t’buko, di daerah sampangan , tempatnya entu sebelahnya warnet, jdi abis lampu merah terus aj ke arah stikubank , beberap[a meter setelah lampu merah liat dengan seksama (ciee) di kiri jalan, nah entu tempatnya..,
===============================
Cafe Tanjakan, di Jl. Rinjani, yang jualan macem-macem, roti, steak, dll.
makanannya Halal, sama ini juga tempat nongkrong gw n temen2 waktu masih kuliah, n tempatnya gila asyik nda,, bisa liat semarang bawah.
===============================
cafe pelangi, di Jl.singosari dpn burjo wonodri sendang IV, makananya enak lengkap, murah dan halal, tempatnya udah cukup lumayan berkelas tapi tetep anak kos bisa masuk.
===============================
mvp sports cafe, di knights stadium jl. arteri utara yos sudarso semarang, makanan khas semarang ada owq hehe
===============================
TIARA CAFE, di PETEK NO 29, makanannya Halal. katanya asyik buat nongkrong buka malam sampai pagi daerah kampus UKSW tempatnya lesehan.
===============================
Cafe Loewes Corner, di Simpang Lima Plaza2 lt 2, yang jualan donat bakar, donat burger, nasi goreng, dll makan nongkrong plus shoping hehe tentunya sambil bisa Tepe tepe jua haha
===============================
BRUX the Bistro, di jalan rinjani no. 11, yang jualan kopi, kue, masakan eropa. makanannya Halal. Tempat yang cozy abisss tapi sedikit mahal, tapi gak begitu mahal2 amat
===============================
Lind’s Cafe, di Jl. Brotojoyo 2D/11, yang jualan Ice Cream, Galantine, Burger, Lind’s Soupa.
===============================
coffekopi, di ruko pamularsih, yang jelas andalanya kopi nya boz mantaff dan juga bisa manfaatin Hotspot internetan gratis
===============================
Nusa Indah Cafe, di Jl. Pemuda 149, yang jualan Pempek, badak sambel.